Bantu Pemerintah, Rubi Handoko Inisiasi Vaksinasi Covid-19 di Bengkalis Target 3000 Warga

Bantu Pemerintah, Rubi Handoko Inisiasi Vaksinasi Covid-19 di Bengkalis Target 3000 Warga
Suasana Pendaftaran Vaksin Covid-19 di YSMTB

 BENGKALIS - Yayasan sosial masyarakat Tionghoa Bengkalis (YSMTB) menggagas gerakan  Vaksinasi Covid-19 untuk berkontribusi dan membantu pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, sebagai upaya partisipatif melindungi rakyat dari pandemic. Sikap tersebut diutarakan oleh ketua YSMTB Rubi Handoko dihubungi Indonesiasatu.co.id.Sabtu.(03/04).

“Gerakan  Vaksinasi Covid 19 ini adalah gerakan sosial kemasyarakatan. Bertujuan mengajak langsung masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 sekaligus mendukung program vaksinasi nasional sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19”. Kata Rubi Handoko sering dipanggil Akok.

Lebih lanjut, Akok menjelaskan sasaran untuk semua masyarakat di Bengkalis dan YSMTB ikut bersama sama pemerintah (Provinsi Riau dan Pemkab Bengkalis) mempercepat vaksinasi COVID-19. Dengan kuota 3000 peserta yang akan dilaksanakan pada tanggal 06/04 sampai 09/04 di gedung Serbaguna YSMTB jalan T. Umar Bengkalis.

“ Kita sudah membuka pendaftaran dalam beberapa hari sampai sekarang.Sasaran kita semua kelompok masyarakat baik tokoh tokoh dan pemuka agama juga dari OPD Pemda dan pengurus KONI sudah ikut berpartisipasi. Dan yang kita harapkan tenaga pengajar atau guru guru ikut juga di vaksin karena dalam waktu dekat ini akan dimulai pembelajaran tatap muka. Dan pelaksanaan kita pusatkan di gedung serbaguna YSMTB supaya warga bisa mudah aksesnya dan vaksinator dari Dinas Kesehatan Pemkab Bengkalis, " ujar Akok juga ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis.

Salah satu yang ikut berpartisipasi organisasi kewartawan FORWARI (Forum Wartawan Kajari Bengkalis) sudah mendaftarkan anggotanya.
"Sampai saat ini sudah 13 Anggota Forwari yang sudah mendaftar dengan  membawa copy KTP dan memberikan no HP yang bisa dihubungi panitia, " terang Sabri.

Masih ada warga yang menolak divaksin

Rubi Handoko mengakui selama masa pendaftaran vaksinasi di YSMTB  masih ada warga yang tidak mau ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan Vaksin Covid-19 Sinovac.

Padahal, ungkap ketua komisi II DPRD kabupaten Bengkalis, syarat minimal 70 persen populasi penduduk divaksinasi untuk mendapatkan kekebalan kelompok, sekitar 181 juta orang. Sehingga, tegas Akok, masih banyak pelaksanaan vaksinasi secara massal yang harus dilaksanakan di hari-hari mendatang untuk mencapai target tersebut.

Bagi masyarakat, Akok berharap, dukungan masyarakat dalam bentuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan, sangat diharapkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.(yulistar)

Bengkalis Riau
Yulistar

Yulistar

Previous Article

Baru Bekerja Sehari, ART Gasak Uang dan...

Next Article

Pro Kontra 4 Pelabuhan Akan Diserahkan ke...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 174

Postingan Tahun ini: 613

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 73

Postingan Tahun ini: 1026

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 60

Postingan Tahun ini: 204

Registered: Jan 24, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 58

Postingan Tahun ini: 547

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Yusril Minta KPU Tunda Penetapan Pemenang Pilkada Labuhanbatu Tahun 2020
Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Pelaku Pembakar Rumah Di Desa Gancang Dijerat Pasal 178 KUHP Ancaman Penjara 12 Tahun

Follow Us

Recommended Posts

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia Diperiksa Penyidik Jampidsus Terkait Dugaan Korupsi Pada PT. ASABRI
Kunker Virtual, Jaksa Agung Tegaskan Jangan Mudik
Jampidsus Limpahkan Laporan Hasil Penyelidikan Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Bantuan Benih Jagung Pada Penyidik Kejati Lampung
OTT Bupati Nganjuk,  Humas Polri: Wujud Sinergitas KPK dan Polri
Terkait Dugaan Korupsi PT. ASABRI, Penyidik Jampidsus Periksa Lima Saksi, Empat Ahli Serta Satu Tersangka