Disayangkan Rp. 80 milyar Dana Pusat Untuk Bengkalis Nganggur, Ini Penyebabnya

Disayangkan Rp. 80 milyar Dana Pusat Untuk Bengkalis Nganggur, Ini Penyebabnya

BENGKALIS - Pemerintah pusat yang telah mengalokasikan dana sekitar Rp 80 miliar untuk pembangunan dermaga Roro di desa Ketam Putih tapi gagal dilaksanakan oleh pemkab Bengkalis pada tahun 2020. 

Bupati Bengkalis dan Wakil Bupati Bengkalis Kasmarni dan Bagus Santoso menggesa langkah langkah secara matang agar terealisasi program kegiatan pembangunan pelabuhan Roro Ketam Putih Keamatan Bengkalis - Dakal Keamatan Tasik Putri Puyu Kabupaten Meranti . Salah satu penyebabnya  pembebasan tanah dan penyiapan dokumen serta pengesahan RTRW

Hal tersebut diketahui dari Kepala Bapenas RI saat acara musrenbang   Provinsi Riau yang dibuka Wagub Riau Edi Natar Nasution dan diikuti seluruh kepala daerah dan pimpinan DPRD se Riau.

Diketahui rencana pembangunan pelabuhan Ketam putih-Pulau Padang tahanan proses telah disusun sejak dua tahun lalu, tepatnya tahun 2019. Namun gagal dilaksanakan dikarenakan masalah kelengkapan syarat administrasi.

Tak ingin menyia-nyiakan peluang  tersebut, Bupati Bengkalis Kasmarni melaui Wabup Bagus Santoso gerak cepat mengadakan rapat dengan Sekda dan pihak terkait.

“ Duit Rp 80 miliar dana APBN ini tidak gampang mendapatkannya. Kita tinggal ambil saja kenapa tidak selesai padahal sudah 3 tahun dicetak dibuku APBN. Mari kita cari kerja keras jangan sampai dana yang sudah tersedia hilang akibat kita tak siap” kata Bagus Santoso mengawali rapat.

 Diakui Bagus Santoso persoalan ini sebenarnya sudah diketahui dari Kepala Bapeda Riau Emri Juliharnis dan Gubernur Riau Syamsuar. Dan mengingatkan pemkab Bengkalis untuk kerja keras sehingga bisa lancar transportasi maka ekonomi masyarakat terangkatt.

Pada rapat tersebut Wabup Bagus Santoso meminta gerak cepat dari semua pihak terkait  dalam menyelesaikan kendala yang sempat terjadi dan target mewujudkan pembangunan di tahun 2022.

Gagalnya kegiatan penanganan pelabuhan di Ketam Putih dikatakan Kadis Perhubungan Joko Edi Imhar karena lahan  yang akan dibebaskan masih status kawasan Hutan. Sedangkan persyaratan lainnya Amdal, Master Plan, DED sudah selesai.

“ Untuk kawasan sebenarnya kita hanya menunggu pengesahan RTRW Bengkalis. Ranperda sudah dibahas di DPRD namun belum selesai” imbuh Joko Imhar.

Hal senda disampaikan Sugeng dari Dinas PUPR kendala tentang lokasi yang masuk HPK dan HPT diupayakan untuk dapat izin pakai dari kementerian. “ Terkait  RTRW  kita menunggu pengesahan dari DPRD . Namun kita tetap berupaya  menyiapkan dokumen lainnya yang diperlukan” kata Sugeng

Dari hasil rapat tersebut sudah disepakati sejumlah langkah strategis  agar kegiatan Pembangunan pelabuhan ketam putih. 

“Seiring menunggu Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), appraisal di perubahan mohon dimasukkan dan diutamakan. Apakah nanti bisa atau tidak, minimal niat kita nanti baik kita terdata dengan baik, ” ujarnya.

Kemudian Bagus Santoso mengutarakan pembangunan pelabuhan Ketam Putih-Meranti menjadi tantangan dimasa awal kepemimpinan pasangan Bupati Kasmarni dan Wabup Bagus Santoso. 

“Ini tentu menjadi tantangan kami Bupati, pasangan Kasmarni Bagus Santoso (KBS) ditengah getolnya meminta uang APBN, nanti jangan sampai sudah dikasi namun tak selesai, ” tegasnya.

Sebagai informasi pembangunan pelabuhan Roro yang dibiayai APBN untuk dua lokasi yaitu di Ketam Putih Bengkalis dan Pulau Padang. Justeru pembangunan di desa Dakal kabupaten Meranti sudah siap lebih dulu. Sedangkan Bengkalis masih berkutat melengkapi dokumen.

Ikut dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Bustami HY, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bengkalis Heri Indra Putra, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Bengkalis Ismail, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis,  Plt Kepala Disperkimtan Kabupaten Bengkalis Supardi, Djoko Edy Imhar, Kepala Bidang Tata Ruang PUPR Sugeng Santoso, Camat Bengkalis  Ade Suwirman, Kades Ketam Putih Suhaimi. (Rilis)

Bengkalis Riau
Yulistar

Yulistar

Previous Article

Mahasiswa Peduli Bencana, Galang Dana Untuk...

Next Article

Kembali BBM Hilang di Pulau Bengkalis, Bagus...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 174

Postingan Tahun ini: 613

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 73

Postingan Tahun ini: 1026

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 60

Postingan Tahun ini: 204

Registered: Jan 24, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 58

Postingan Tahun ini: 547

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Yusril Minta KPU Tunda Penetapan Pemenang Pilkada Labuhanbatu Tahun 2020
Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Pelaku Pembakar Rumah Di Desa Gancang Dijerat Pasal 178 KUHP Ancaman Penjara 12 Tahun

Follow Us

Recommended Posts

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia Diperiksa Penyidik Jampidsus Terkait Dugaan Korupsi Pada PT. ASABRI
Kunker Virtual, Jaksa Agung Tegaskan Jangan Mudik
Jampidsus Limpahkan Laporan Hasil Penyelidikan Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Bantuan Benih Jagung Pada Penyidik Kejati Lampung
OTT Bupati Nganjuk,  Humas Polri: Wujud Sinergitas KPK dan Polri
Terkait Dugaan Korupsi PT. ASABRI, Penyidik Jampidsus Periksa Lima Saksi, Empat Ahli Serta Satu Tersangka