Lahan 33 Ha Eks Kampung Lama Parit Lapis, Kades M Ali: Ini Kesepakatan Warga Dengan Pembeli

Lahan 33 Ha Eks Kampung Lama  Parit Lapis, Kades M Ali: Ini Kesepakatan Warga Dengan Pembeli
M Ali Kades Kembung luar

BENGKALIS - Dengan adanya laporan gerakan mahasiswa dan pemuda (Gempa) ke pihak polres Bengkalis atas penjualan lahan  Hutan Produksi terbatas HPT  dilakukan oleh Oknum Kepala Desa yakni Kepala Desa Kembung Luar dan warga dusun Parit Lapis  Kecamatan Bantan. Mendapat tanggapan dari Kepala Desa Kembung luar M Ali.

Kawasan yang di permasalahkan pihak pelapor merupakan wilayah pemukiman yang sudah lama ditinggal warga dan kondisi tanah rendah.
" Areal yang dipermasalahkan tersebut adalah bekas perkampungan, pada masih kecil-kecil saya kawasan tersebut sudah kosong ditinggal warga yang pindah ke kawasan yang lebih tinggi ( - 40 tahun lalu) dan sudah masuk air asin." terang Kades Kembung luar yang ditemui Indonesia satu.co.id beberapa hari yang lalu.

Berawal warga dusun Parit Lapis di tahun 2020 lalu melakukan musyawarah perihal adanya pihak pembeli yang berminat bekas wilayah kampung tersebut dan menelusuri siapa saja yang memiliki tanah tersebut dan setelah mereka sepakat dengan pembeli maka pihak desa kembung luar memberikan SKT tanah tersebut atas nama kelompok.

"Kami tidak terlibat aparat desa ini semua musyawarah warga dusun Resam Lapis yang sepakat untuk dijual dengan pihak pembeli dan pembeli juga memberikan bantuan untuk mesjid Rp. 70 juta dan pembeli akan membangun jalan nelayan sepanjang 600 meter dan juga dermaga untuk menambatkan kapal kapal motor nelayan juga untuk bekerja di kolam udang tersebut utamakan warga tempatan, " terang M.Ali.

Sebelum pembuatan surat keterangan dari desa sebelumnya objek tanah tersebut pihak calon pembeli mensyaratkan harus diketahui BPN untuk mengecek status tanah tersebut." Setelah pengecekan BPN kawasan objek tanah tersebut bukan wilayah merah masuk wilayah putih dan sepadan lahan tersebut punya pak Syamsurizal (mantan Bupati Bengkalis) perkebunan kelapa sawit miliknya. Karena sudah sesuai dan rekom dari BPN juga di tandatangani sepadan oleh pk Syamsurizal lansung dan mereka pun mengurus SKT dan kami keluarkan lah SKT tersebut, " ungkap kades.

Setelah keluar SKT tersebut warga dusun Resam Lapis melakukan rapat besar dengan pihak pembeli dan di berikan DP atau uang muka sebesar Rp. 5 juta, " kesepakatan kelompok per hektar menjadi Rp. 17 juta diambil Rp. 2 juta untuk pengurusan surat surat dan sisanya dibagi bagikan ke warga Parit Lapis, " papar Kades Kembung luar.

Kades Kembung Luar M Ali  merasa pihak pelapor adalah orang - orang yang tidak senang kepadanya sejak pemilihan Kades beberapa tahun lalu dan ada kejanggalan atas laporan terutama peta yang dilampirkan merupakan peta copy paste wilayah lain.
" Dari laporan yang beredar kami lihat peta lokasi bukan objek tanah tersebut merupakan wilayah lain yang ada di Indonesia jadi peta palsu atau asal copy saja dan kami tetap mengikuti aturan hukum siap dipanggil pihak kepolisian untuk memberikan keterangan dan warga dusun Parit Lapis mereka pun siap untuk di minta keterangan pihak kepolisian, " ungkapnya.

Sebelumnya atas nama gerakan mahasiswa dan pemuda (Gempa) Bengkalis membuat laporan ke Polres Bengkalis Penjualan lahan HPT 33 Ha di Dusun Parit Lapis oleh Kepala Desa Kembung luar pada hari Kamis. 27/01) lalu.(yulistar)

Bengkalis Riau
Yulistar

Yulistar

Previous Article

Dua Pengedar Shabu Dibekuk Polisi Areal...

Next Article

Puskesmas Damon Target Divaksin 135 Orang,...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 174

Postingan Tahun ini: 613

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 73

Postingan Tahun ini: 1026

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 60

Postingan Tahun ini: 204

Registered: Jan 24, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 58

Postingan Tahun ini: 547

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Yusril Minta KPU Tunda Penetapan Pemenang Pilkada Labuhanbatu Tahun 2020
Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Pelaku Pembakar Rumah Di Desa Gancang Dijerat Pasal 178 KUHP Ancaman Penjara 12 Tahun

Follow Us

Recommended Posts

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia Diperiksa Penyidik Jampidsus Terkait Dugaan Korupsi Pada PT. ASABRI
Kunker Virtual, Jaksa Agung Tegaskan Jangan Mudik
Jampidsus Limpahkan Laporan Hasil Penyelidikan Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Bantuan Benih Jagung Pada Penyidik Kejati Lampung
OTT Bupati Nganjuk,  Humas Polri: Wujud Sinergitas KPK dan Polri
Terkait Dugaan Korupsi PT. ASABRI, Penyidik Jampidsus Periksa Lima Saksi, Empat Ahli Serta Satu Tersangka