Mahasiswa Peduli Bencana, Galang Dana Untuk Korban Banjir dan Longsor NTT

Mahasiswa Peduli Bencana, Galang Dana Untuk Korban Banjir dan Longsor NTT
Gabungan Mapala Bengkalis Galang dana Banjir longsor NTT

BENGKALIS - Gabungan mahasiswa pecinta alam  yang terdiri dari Mapala Laksamana Politeknik Negeri Bengkalis, Mapala STIES Bengkalis dan Mapala Bestari STAIN Bengkalis turun ke jalan untuk mengumpulkan sumbangan dari warga Bengkalis yang melintar di jalan jalan protokol di kota Bengkalis.

Kegiatan Galang dana ini dilaksanakan selama 3 hari mulai dari 10 April sampai 12 April 2021 atas bentuk kepedulian  kami mahasiswa terang ketua pelaksana Defi Afriani rilis diterima Indonesia satu.co.id. Selasa.(14/04).

Galang dana ini untuk membantu serta meringankan beban korban yang terdampak banjir dan longsor yang terjadi pada hari minggu, 4 April 2021 lalu.Peristiwa ini terjadi di beberapa desa yang ada di Kabupaten Flores Timur. Longsoran paling parah terjadi di Desa Nele Lamadiken, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur.

Selain korban meninggal, puluhan rumah juga diprediksi mengalami kerusakan parah akibat kejadian ini.Meski telah menemukan banyak korban jiwa, namun keterbatasan peralatan juga
disebut menjadi penghambat upaya pencarian korban di lokasi kejadian. Keterbatasan alat berat di daerahnya menghambat upaya pencarian korban banjir bandang yang melanda wilayah Waiwerang dan sekitarnya di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4) dini hari WITA.

Bahkan hingga saat ini, warga masih melakukan pencarian korban secara mandiri di lokasi kejadian. Alasannya persediaan alat berat yang ada di Pulau Adonara sudah dimobilisasi untuk mendukung penanganan bencana serupa di Kecamatan Ile Boleng.

Defi Afriani menjelaskan Kegiatan galang dana ini dilakukan di beberapa titik simpang lampu merah, yaitu di lampu merah jln. Tandun, Jln. Ahmad Yani dan Jln. Antara.
"Selain di lampu merah kami juga melakukan kegiatan galang dana ini di pasar terubuk. Dan pada malam minggunya kami melakukan galang dana di sekitaran capcin, air mancur, pasir dan taman andam dewi dengan mengamen., " ungkap defi.

Ada beberapa lembaga di forum pecinta alam bengkalis yang mengikuti kegiatan ini yaitu Mapala Laksamana Politeknik Negeri Bengkalis, Mapala Sties Bengkalis dan Mapala Bestari Stain Bengkalis.

Selama 3 hari penggalangan total donasi yang terkumpul yaitu uang tunai sebesar Rp. 4.833.500 serta beberapa koli pakaian. Donasi yang sudah terkumpul ini akan di serahkan ke kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk disalurkan langsung ke NTT.

Defi Afriani mengakui walaupun donasi yang terkumpul tidak banyak, semoga bisa meringankan dan membantu korban banjir dan longsor. Dan semoga bentuk kepedulian terhadap bencana alam selalu tertanam di jiwa kalangan muda.(yulistar)

Bengkalis Riau
Yulistar

Yulistar

Previous Article

Turunkan Kasus Aktif Covid-19, Bhabinkantibmas...

Next Article

Disayangkan Rp. 80 milyar Dana Pusat Untuk...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 174

Postingan Tahun ini: 613

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 73

Postingan Tahun ini: 1026

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 60

Postingan Tahun ini: 204

Registered: Jan 24, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 58

Postingan Tahun ini: 547

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Yusril Minta KPU Tunda Penetapan Pemenang Pilkada Labuhanbatu Tahun 2020
Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Pelaku Pembakar Rumah Di Desa Gancang Dijerat Pasal 178 KUHP Ancaman Penjara 12 Tahun

Follow Us

Recommended Posts

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia Diperiksa Penyidik Jampidsus Terkait Dugaan Korupsi Pada PT. ASABRI
Kunker Virtual, Jaksa Agung Tegaskan Jangan Mudik
Jampidsus Limpahkan Laporan Hasil Penyelidikan Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Bantuan Benih Jagung Pada Penyidik Kejati Lampung
OTT Bupati Nganjuk,  Humas Polri: Wujud Sinergitas KPK dan Polri
Terkait Dugaan Korupsi PT. ASABRI, Penyidik Jampidsus Periksa Lima Saksi, Empat Ahli Serta Satu Tersangka