Malam Ini Puluhan Petugas Razia Gabungan di Lapas Kelas IIA Bengkalis Gandeng TNI dan Polri

Malam Ini Puluhan Petugas Razia Gabungan di Lapas Kelas IIA Bengkalis Gandeng TNI dan Polri
Razia gabungan di Lapas Kelas IIA Bengkalis

BENGKALIS - Dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhakti Kemasyarakatan ke 57. Petugas gabungan menggelar razia di Lapas kelas IIA Bengkalis.

Razia yang digelar malam hari pukul 20.00 Rabu.(07/04) dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis Edi Mulyono dengan melibatkan berbagai elemen interen Lapas Kelas IIA Bengkalis dan personil TNI, Polri.

"Jumlah personel yang terlibat dalam kegiatan razia malam ini sebanyak 91 orang dan ditambah dari Polres Bengkalis dan Kodim 0303 Bengkalis.Razia yang digelar dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57 tahun 2021 ini juga sebagai wujud sinergitas Kementerian Hukum dan HAM khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan Polri dan TNI, ” jelas Edi Mulyono Konferensi pers setelah razia gabungan berlangsung di Lapas kelas IIA Bengkalis. Jalan Pertanian Bengkalis. Rabu malam (07/04).

Kalapas mengatakan, razia itu dilakukan sebagai upaya menimalisir barang barang terlarang berupa penanganan serta pencegahan penggunaan narkoba, telepon seluler, serta barang-barang lainnya oleh para narapidana di dalam lapas. Menurutnya, penyalahgunaan barang-barang tersebut dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

“Penyebabnya bisa karena kurang pengawasan dan pengamanan baik itu dari luar lapas maupun dari dalam lapas itu sendiri. Oleh karena itu, kami menggelar razia untuk mewujudkan lapas yang bersih serta bebas narkoba, telepon seluler, serta barang terlarang lainnya, ” kata Edi

Tidak Menemukan Barang Terlarang

Kemudian Edi Mulyono mengatakan bahwa dalam razia tersebut, petugas gabungan memeriksa setiap blok atau kamar hunian para narapidana untuk mengecek adanya barang-barang terlarang maupun barang yang tidak seharusnya berada di tempat.

Namun setelah melakukan razia selama dua jam, petugas razia tidak menemukan satupun barang terlarang seperti narkoba, telepon seluler, dan sebagainya di dalam blok atau kamar hunian dari narapidana.

“Razia ini merupakan wujud keseriusan dan integritas serta bukti komitmen kami dalam melaksanakan bebas dari barang terlarang atau narkoba di Lapas Bengkalis, ” kata Edi Mulyono 

Dari hasil razia gabungan tersebut ditemukan berbagai alat elektronik, mesin pencukur rambut, pisau, silet, paku, kartu remi, panci, piring aluminium, kotak rokok, serta tali pinggang, serta barang - barang lainnya yang terdapat dalam ruangan para napi, dan selanjutnya langsung di sita oleh petugas lapas.(yulistar)

Bengkalis Riau
Yulistar

Yulistar

Previous Article

Persiapan Atlit Riau PON ke XX Papua, Syamsuar...

Next Article

Polisi Tangkap Warga Prapat Tunggal Jadikan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Syafruddin Adi

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 174

Postingan Tahun ini: 613

Registered: Sep 25, 2020

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 73

Postingan Tahun ini: 1026

Registered: Sep 22, 2020

H. Syamsul Hadi, S.Pd

H. Syamsul Hadi, S.Pd

Postingan Bulan ini: 60

Postingan Tahun ini: 204

Registered: Jan 24, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 58

Postingan Tahun ini: 547

Registered: Sep 22, 2020

Profle

Widian.

Yusril Minta KPU Tunda Penetapan Pemenang Pilkada Labuhanbatu Tahun 2020
Akhirnya Terjawab Sudah, MK Terima Gugatan  Dan Mengadili Perkara PSU Pilkada 2020
Sat Narkoba Polres Bantaeng Amankan 2 Warga dan 1 Oknum Polisi, Tes Urine Positif
Pelaku Pembakar Rumah Di Desa Gancang Dijerat Pasal 178 KUHP Ancaman Penjara 12 Tahun

Follow Us

Recommended Posts

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia Diperiksa Penyidik Jampidsus Terkait Dugaan Korupsi Pada PT. ASABRI
Kunker Virtual, Jaksa Agung Tegaskan Jangan Mudik
Jampidsus Limpahkan Laporan Hasil Penyelidikan Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Bantuan Benih Jagung Pada Penyidik Kejati Lampung
OTT Bupati Nganjuk,  Humas Polri: Wujud Sinergitas KPK dan Polri
Terkait Dugaan Korupsi PT. ASABRI, Penyidik Jampidsus Periksa Lima Saksi, Empat Ahli Serta Satu Tersangka